• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

Dua Inovasi Kabupaten Sikka Raih Penghargaan Top 10 KOIN-YANLIK Provinsi NTT Tahun 2023

        Rabu (8/5/2024) bertempat di Hotel Sotis Kupang, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes da Maga Bapa, ST, M.Si, menerima piagam penghargaan TOP 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOIN YANLIK) Provinsi NTT Tahun 2023 atas 2 inovasi Kabupaten Sikka yang diikutsertakan dalam kompetisi. 

    KOIN YANLIK adalah kompetisi bergengsi yang dilaksanakan oleh Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Jumlah proposal inovasi yang dikirim untuk mengikuti kompetisi ini sebanyak 68 proposal, terdiri dari Pemerintah Provinsi sebanyak 29, proposal yang diusulkan oleh 22 Perangkat Daerah dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sebanyak 39 proposal yang diusulkan oleh 14 Kabupaten/Kota. Berdasarkan hasil seleksi administrasi terdapat 68 proposal i novasi pelayanan publik yang lolos tahap seleksi administrasi dan 6 proposal inovasi pelayanan publik yang tidak lolos tahap seleksi administrasi karena waktu implementasi kurang dari 1 (satu) tahun. Pada tahapan penilaian proposal inovasi (presentasi, wawancara dan verifikasi lapangan), panitia seleksi dari Tim Sekretariat menetapkan TOP 20 dan TOP 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOIN YANLIK) Provinsi NTT Tahun 2023.

    Kabupaten Sikka boleh berbangga karena 2 (dua) Inovasi yang dikirim untuk mengikuti KOIN-YANLIK Provinsi NTT mendapat penghargaan TOP 10 KOIN YANLIK Provinsi NTT Tahun 2023. Kedua inovasi dimaksud yakni Inovasi Gerakan Peduli Kesehatan Jiwa (GERLITA) bersama Pendamping Minum Obat (PMO) dan Inovasi PESONA HATI (Pelayanan Empati Sayang Orang Dengan HIV/AIDS, Hindari Penularan dan Kematian). Kedua Inovasi ini dikembangkan oleh UPT. Puskesmas Waipare Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Keikutsertaan kedua inovasi dalam kompetisi, tidak terlepas dari pendampingan Bapelitbang Kabupaten Sikka selaku Perangkat Daerah yang mempunyai fungsi koordinasi dan pembinaan terhadap inovasi daerah.

    Inovasi GERLITA bersama PMO adalah Inovasi penanganan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), disediakan pendamping minum obat untuk setiap ODGJ, melalui inovasi ini disediakan juga rumah/tempat yang ramah untuk pasien ODGJ. Sedangkan Inovasi PESONA HATI adalah inovasi yang diimplementasikan dalam mendampingi pasien pengidap HIV/AIDS, komunikasi antara petugas dengan pengidap HIV/AIDS dilakukan melalui Whatsapp. Kedua Inovasi ini akan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian/Lembaga atau kompetisi IGA (Innovative Government Award).

  • 08 Mei 2024
  • bidanglitbang
  • Bapelitbang