• (0382) 2400415
  • bappeda.sikka@yahoo.co.id

UGM dan Bapelitbang Sikka lakukan FGD sebagai Start Awal Penyusunan Dokumen Arsitektur SPBE, DED Drainase Perkotaan dan RISPAL

        Jumat (3/05/2024) bertempat di Aula Bapelitbang Kabupaten Sikka, Universitas Gaja Mada (UGM) Yogyakarta bersama Bapelitbang Kabupaten Sikka menyelenggarakan Focus Group Discission (FGD) Laporan Pendahuluan terhadap penyusunan 3 (tiga) dokumen yakni Penyusunan Dokumen Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Detail Engineering Design (DED) Drainase Perkotaan dan Rencana Induk sistem Pengelolaan Air Limbah (RISPAL). FGD ini merupakan kegiatan awal  untuk mendapatkan kesepahaman, masukan, dan informasi bagi tim Peneliti dan Penyusun UGM.

        Kegiatan dibuka oleh Margaretha Movaldes da Maga Bapa, ST. M.Si, Penjabat Sekda Kabupaten Sikka. Dalam sambutannya beliau menekankan bahwa FGD penyusunan dokumen ini bukanlah sekedar formalitas belaka, melainkan untuk mendapatkan masukan, catatan dan informasi dari peserta. Karena dokumen- dokumen ini akan digunakan untuk perencanaan pembangunan di Kabupaten Sikka kedepannya dan juga sebagai syarat untuk bisa mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Pusat.

        Dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan SPBE di lingkungan pemerintah kabupaten sikka, perlu disusun Arsitektur SPBE sebagai acuan pengambilan keputusan atas langkah-langkah yang perlu diambil dalam menciptakan penyelenggaraan SPBE yg optimal. Selanjutnya penyusunan dokumen DED Drainase Perkotaan adalah melakukan penyusunan perencanaan sistem drainase di Kabupaten Sikka, khususnya drainase yang terletak di wilayah prioritas Perkotaan Maumere secara lengkap serta menyeluruh untuk mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sikka sebagai dasar perencanaan jaringan drainase di Kabupaten Sikka. Yang terakhir, penyusunan dokumen RISPAL dilakukan guna tersedianya dokumen dalam penyelenggaraan sistem pengelolaan air limbah yang komprehensif, efektif dan efisien, berkelanjutan dan terpadu dengan sektor lainnya. Untuk diketahui bahwa sistem penyaluran air limbah yang diterapkan di Kabupaten Sikka adalah sistem on site.

        Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur baik OPD Pemkab Sikka diantaranya dari Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Para Lurah dan Camat dalam Kota, perwakilan akademisi dari universitas-universitas di Kabupaten Sikka. Pelaksanaan FGD ini diharapkan untuk mendapatkan dukungan, masukan dan arahan baik di tahap penyusunan dokumen maupun tahapan selanjutnya dan tersedianya data dasar/baseline berdasarkan informasi yang akurat dan ditunjang dengan konsultasi dengan para pemangku kepentingan.Sehingga pada akhirnya, hasil kajian ini akan menjadi dasar kebijakan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka kedepannya.

 

 

 

 

  • 06 Mei 2024
  • bidanglitbang
  • Bapelitbang